Sambas # Istana Alwatzikhoebillah Kesultanan Sambas menggelar Pagelaran Seni
Budaya dipenghujung tahun 2017. Berbagai kegiatan digelar, seperti: Rafid
Healing (Pengobatan), Donor Darah, Sunatan Massal, Pasar Murah dan diakhiri
dengan Pagelaran Seni Budaya di Halaman Istana Alwatzikhoebillah Kesultanan
Sambas pada malam pergantian tahun, 31/12/2017.
Pada malam Pagelaran Seni Budaya diisi dengan
berbagai kegiatan seni, seperti: Tari Ratib Saman, Kuntau Persatuan Orang
Melayu (POM), Tari Rentak Melayu, Tanjidor, Syair/Pantun Melayu Sambas, dan
Tari Japin. Selain kegiatan seni, diisi pula dengan Dzikir Khataman Khawajikan
oleh jamaah TQN Khathibiyah Sambas dan Tausiyah Keagamaan yang disampaikan oleh
Ustadz M. Hedi, M.Pd.I. dari Palembang.
Kegiatan Shalawat Thariqah dan Dzikir TQN
dilaksanakan di tempat terpisah, yakni di Ruang Tamu Istana Alwatzikhoebillah
Kesultanan Sambas, sementara pagelaran seni dan tausiyah dilaksanakan di
halaman Istana. Shalawat dan dzikir dimulai pukul 20.30 Wib yang dipimpin
langsung oleh guru mursyid TQN Khathibiyah Sambas, Syaikh Jayadi M. Zaini dari
Sarilaba B Sambas. Shalawat dan dzikir diikuti sekitar 30 orang yang rata-rata
adalah warga Nahdliyin berjalan dengan penuh khidmat dan khusyu’, bahkan ada beberapa
jamaah yang merasakan perbedaan nuansa religi antara dzikir di masjid/rumah
dengan di Istana.
Sementara dalam tausiyah yang disampaikan
oleh Ustadz M. Hedi Al-Palembangi, ia membahas seputar sejarah dan kiprah
Syaikh Ahmad Khathib Sambas beserta Dato’ Imam Nuruddin Musthafa dalam bidang
keagamaan dan thariqah.
Tujuan disertakannya acara Dzikir dan
Tausiyah dalam Pagelaran Seni Budaya Istana Alwatzikhoebillah Kesultanan Sambas
adalah ikhtiar untuk Menjaga Tauhid Menjunjung Daulat sesuai
motto yang diusung panitia pelaksana.
Kerabat Kesultanan Sambas sangat
berterima kasih atas partisipasi Jamaah TQN Khathibiyah Sambas yang turut andil
dalam mengisi acara, bahkan rencananya akan dilaksanakan Shalawat dan Dzikir
TQN Khathibiyah Sambas secara rutin tiga bulan sekali di Istana Alwatzikhoebillah,
demikian ungkap Dr. Uray B. Asnol, SKM, MM, M.Kes selaku ketua panitia
pelaksana. Demikian pula dengan acara tausiyahnya, direncanakan akan
dilaksanakan secara rutin di setiap kecamatan oleh Ustadz M. Hedi Al-Palembangi.
Semoga rencana ini disambut baik oleh masyarakat dan Pemerintah Daerah
Kabupaten Sambas. @ndi





Posting Komentar